Senin, 17 Mei 2010

Fakta Tentang Bahan Spandex


Dalam blog ini Kami mencoba menguraikan beberapa fakta mengenai bahan SPANDEX, semoga bermanfaat bagi para pembaca yang belum memahami mengenai bahan Spandex...

Sebelum spandex ditemukan, bahan dibuat stretch dengan menggunakan benang yang terbuat dari getah karet, disebut latex. Benang ini cukup elastis tetapi daya mulurnya kurang bagus sehingga menimbulkan rasa kurang nyaman.

Spandex ditemukan pertama kali tahun 1947, dengan sebutan ‘fiber K’, oleh perusahaan Du Pont. Spandex memiliki elastisitas superior, dapat mulur ditarik 5 sampai 7 kali panjang awalnya dan dapat segera kembali ke panjang semula begitu dilepas tegangannya.

Spandex dikembangkan lebih lanjut lagi oleh Du Pont, sehingga pada tahun 1959 terciptalah spandex generasi baru yang diberi merk ‘lycra’. Selanjutnya banyak perusahaan serat sintetis lain yang mengembangkan spandex ini dan diberi merk masing-masing, sehingga spandex muncul dalam berbagai nama.

Spandex adalah serat sintetis yang tidak bisa berdiri sendiri menjadi bahan/ kain, melainkan harus digabungkan dengan serat lain, bisa dengan serat sintetis lain seperti poliester maupun dengan serat alam seperti katun. Karena itu adalah suatu kesalahan bila menyebut suatu nama bahan sebagai bahan spandex. Yang ada adalah benang spandex yang biasa digunakan misalnya untuk bagian atas kaos kaki, atau benang elastis untuk membuat aksesori gelang. Sampai saat ini suatu bahan paling banyak mengandung spandex sebesar 10%, baju renang biasanya mengandung 5%-7% spandex yang digabung dengan nilon/ polyester.

kaospolosspandex.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar